25 HARI LAGI!!!

img-20161129-wa0005

Proyek menulis 120 Tahun Balikpapan dalam Kata makin mendekati batas akhir pengiriman karya. Masih ada 25 hari lagi bagi yang ingin ikut berkontribusi dan menyumbang karya dalam kegiatan ini. Jadi, ayo segera kirimkan karyamu sebelum tanggal 25 Desember 2016. Untuk keterangan, syarat dan ketentuan bisa dilihat disini

Kami tunggu karya-karya hebat kamu!

 

Berita Terbaru: Batas Akhir Pengiriman Karya 120 Tahun Balikpapan dalam Kata diundur

undur-25-des

Menanggapi berbagai komentar, masukkan dan permohonan teman-teman penulis, maka kami selaku panitia kegiatan 120 Tahun Balikpapan dalam Kata memutuskan untuk memundurkan batas akhir pengiriman karya, yang semula tanggal 15 November 2016 menjadi 25 Desember 2016 pukul 23.59 wita.

Kami berharap teman-teman dapat memanfaatkan sebaik mungkin perpanjangan waktu yang diberikan, dan dapat mengirimkan lebih banyak karya yang disumbangkan untuk para pejuang di kota kita tercinta Balikpapan.

Selamat menulis! dan kami menunggu kiriman karyanya…

Mari Kita Berkarya (lagi) untuk Balikpapan

Setelah sempat vakum selama beberapa tahun, dan juga menjawab pertanyaan rekan dan kawan “kapan NBC bikin proyek menulis buku lagi”, kami rasa ini mungkin saat yang cukup tepat. Mengingat kesuksesan kita, kami dan anda para penulis, yang telah berhasil membuat sebuah buku yang diterbitkan berjudul “Julak Acai” pada tahun 2012 atau ketika Kota Balikpapan berulang tahun yang ke 115, kami mengajak anda semua untuk mencoba mengulang kesuksesan itu bersama melalui kegiatan “120 Tahun Balikpapan dalam Kata”. Jadi, mari Kita berkarya (lagi) untuk Kota Balikpapan!

 

120 Tahun Balikpapan Dalam Kata adalah sebuah gerakan sosial yang memberikan kesempatan untuk bersama-sama memberikan kontribusi kepada Kota Balikpapan dalam bentuk tulisan berupa Cerita Pendek (Cerpen), Puisi, atau Essai, dalam rangka memperingati HUT Kota Balikpapan yang ke 120 yang jatuh pada tanggal 10 Pebruari 2017.

Syarat dan Cara Pengiriman Naskah:

  1. Tema untuk penulisan adalah: tentang Balikpapan.
  2. Cerpen, Puisi, atau Essai ditulis sepanjang maksimal 6 (enam) halaman A4, dengan font Times New Roman 12, spasi 1,5. Arsip naskah tulisan berupa Microsoft Word.
  3. Naskah dalam bentuk tulisan tangan harus jelas dan bisa terbaca, dan ditulis sepanjang kertas folio bergaris sepanjang maksimal 6 (enam) halaman.
  4. Edit karya dengan baik, karena sebaiknya tidak ada revisi untuk karya yang sudah dikirimkan.
  5. Pastikan di akhir karya tersebut sudah ada keterangan tentang penulis, pendek saja, jangan terlalu panjang. Cukup info: nama, pekerjaan & tempat bekerja/sekolah, alamat e-mail, akun media sosial (facebook/twitter/path/dll), serta nomor telepon yang dapat dihubungi.
  6. Naskah yang dikirim disimpan dalam format: judul tulisan – nama penulis. Contoh: Balikpapanku – Budi, atau Kilang Minyak – Nisa.
  7. Kirimkan naskah tulisan ke alamat e-mail bukubalikpapan@gmail.com dengan subjek e-mail: Tulisan 120 Balikpapan, dalam format .doc (MS Word), dan naskah dalam bentuk tulisan tangan dapat diantar/dikirim ke alamat: Krismila, Jl. Inpres 2 No. 35, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan.
  8. Waktu tenggat akhir pengiriman tulisan adalah tanggal 15 November 2016 pukul 23.59 Wita
  9. Panitia berhak untuk tidak memasukkan tulisan yang dianggap tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan pengiriman naskah di atas.
  10. Penulis yang karyanya terpilih akan dihubungi oleh panitia.

 

Ketentuan Umum:

  1. Kegiatan 120 Tahun Balikpapan Dalam Kata ini adalah kegiatan sosial dengan cara menerbitkan buku kumpulan tulisan terdiri dari Cerita Pendek (Cerpen), Puisi, dan/atau Essai yang hasil royaltinya sepenuhnya akan disumbangkan kepada anggota Legiun Veteran di Kota Balikpapan.
  2. Penulis dapat turut dalam kegiatan ini dengan cara menyumbangkan karyanya.
  3. Satu orang penulis boleh menyumbangkan lebih dari satu jenis hasil karya baik Cerpen, Puisi, maupun Essai.
  4. Penulis menjamin karya yang disumbangkan ke kegiatan ini merupakan hasil karya orisinil, bukan saduran, dan bukan hasil terjemahan dari karya orang lain dan belum pernah dipublikasikan di media apapun.
  5. Penulis menjamin bahwa hasil karya yang disumbangkan ke kegiatan ini tidak mengandung SARA, menyinggung agama atau golongan tertentu, serta tidak mengandung unsur pornografi.
  6. Seluruh tuntutan hukum atas hasil karya penulis yang disumbangkan ke kegiatan ini menjadi tanggung jawab penuh penulis.
  7. Pihak panitia tidak bertanggung jawab atas tuntutan hukum dari pihak lain atas hasil karya yang disumbangkan ke kegiatan ini.
  8. Pihak panitia sebagai fasilitator dalam kegiatan ini akan menerbitkan karya penulis yang lolos seleksi dalam bentuk buku kumpulan tulisan yang berjudul ‘120 Tahun Balikpapan Dalam Kata’ dan tidak akan diterbitkan dalam bentuk lain.
  9. Penulis yang ingin memiliki buku dapat membelinya nanti pada saat peluncuran buku, dan kami juga akan mengadakan pre-order untuk buku ini.
  10. Pihak panitia sebagai fasilitator dalam kegiatan ini akan melaporkan hasil penjualan buku kumpulan tulisan ke seluruh penulis yang terlibat dalam kegiatan ini dan menjamin seluruh hasil royalti penjualan buku disumbangkan ke Legiun Veteran Balikpapan melalui lembaga yang terpercaya yang akan kami pilih.
  11. Semua tulisan akan melalui proses seleksi dan penyuntingan oleh Editor dan Tim Redaksional dari panitia. Hasil keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.
  12. Pihak panitia berhak untuk mengeluarkan hasil karya penulis dari buku kumpulan tulisan ini jika penulis melanggar pasal 4, 5 & 6, dan jika terjadi tuntutan hukum terhadap hasil karya anggota.

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Blog : nbcbalikpapan.wordpress.com

Email : bukubalikpapan@gmail.com

Facebook : Nulis Buku Club Balikpapan

Twitter : @nbcbalikpapan

Telepon : 081520314778 (Mila) / 081350337231 (Nisa)

 

 

Kompetisi Menulis Flash Fiction Lamin Pohon

KOMPETISI MENULIS FLASH FICTION LAMIN POHON

(LAMIN POHON FF)

Lamin Pohon bekerja sama dengan Nulis Buku Club Balikpapan mengadakan

Kompetisi Menulis Flash Fiction

Apa itu Flash Fiction?

Flash fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek (cerpen). Panjang rata-rata flash fiction berkisar antara 250 sampai 1000 kata. Karakteristik utamanya adalah: penggunaan kata yang efektif, lebih fokus pada cerita daripada deskripsi karakter dan latar belakang yang spesifik. Flash fiction lebih mengutamakan kepiawaian mengolah kata seminim mungkin untuk menghasilkan efek cerita sedramatis mungkin.

Apa itu Lamin Pohon?

Lamin Pohon yang penyebutannya kemudian disingkat menjadi Lampoh adalah sebuah rumah dengan tema menyatu dengan alam. Di rumah inilah lalu dikembangkan tempat berkumpul yang asik, yaitu: waroeng spaghetti tuna, pojok lampion, dan ruang baca perpustakaan, yang merupakan tempat berkumpulnya banyak komunitas yang memiliki visi dan misi serupa. Beralamat di Jl. PU 3 No. 38 Komp. V&W Balikpapan, Lampoh merupakan sebuah sarana baru pelepas penat dengan konsep alamnya yang menenangkan pikiran.

Ketentuan Umum :

  1. Khusus untuk yang berdomisili di Balikpapan, pelajar dan umum. Panitia pembukaan Ruang Baca Perpustakaan Lamin Pohon tidak diperbolehkan mengikuti kompetisi.
  2. Kegiatan Lamin Pohon FF ini adalah sebuah kompetisi yang diselenggarakan dalam rangka rangkaian acara pembukaan Ruang Baca Perpustakaan Lamin Pohon.
  3. Satu orang penulis hanya boleh mengirimkan satu hasil karya.
  4. Penulis menjamin karya yang diikutkan dalam kompetisi Lamin Pohon FF ini merupakan hasil karyanya yang orisinil, bukan saduran & bukan terjemahan dari hasil karya orang lain dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.
  5. Penulis menjamin bahwa hasil karya yang diikutkan dalam kompetisi Lamin Pohon FF ini tidak mengandung unsur SARA, menyinggung agama atau golongan tertentu, serta tidak mengandung unsur pornografi.
  6. Pihak panitia tidak bertanggung jawab atas tuntutan hukum dari pihak lain atas hasil karya yang diikutkan dalam kompetisi Lamin Pohon FF ini.
  7. 20 karya terbaik akan dibukukan, dan dari 20 karya tersebut akan di pilih Juara 1, 2, dan 3.
  8. Royalti yang didapat dari penjualan buku akan disumbangkan ke Ruang Baca Perpustakaan Lamin Pohon untuk pengembangan kegiatan kepustakaan.
  9. Semua tulisan akan melalui proses seleksi oleh editor dan tim redaksional dari panitia. Hasil keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.
  10. Pihak panitia berhak untuk mengeluarkan hasil karya anggota dari buku kumpulan flash fiction jika ternyata penulis melanggar ketentuan dan jika terjadi tuntutan hukum terhadap hasil karya.
  11. Penulis yang karyanya terpilih diharuskan membuat surat pernyataan bahwa karya yang dikirimkan orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.

 

Syarat dan Cara Mengirimkan Naskah:

  1. Bentuk tulisan adalah Flash Fiction.
  2. Tema bebas, namun harus bersetting Lamin Pohon.
  3. Ditulis sepanjang maksimal 2 (dua) halaman A4, dengan font Times New Roman 12, spasi 1,5. Margin yang digunakan adalah 2,5 cm atas, bawah, kiri dan kanan. Arsip naskah tulisan disimpan dalam bentuk Microsoft Word.
  4. Edit karyamu dengan baik, karena sebaiknya tidak ada revisi untuk karya yang sudah dikirimkan.
  5. Pastikan di akhir naskah tersebut sudah ada biodata penulis, berupa : nama, pekerjaan, tempat bekerja /sekolah, email, akun facebook atau twitter, serta nomor telpon yang dapat dihubungi. Jika tidak ada biodata seperti yang diminta, maka karya dianggap gugur.
  6. Naskah yang dikirim disimpan dalam format nama: judul – nama penulis, contoh: Kenangan Senja – Sitta Anggana atau Menatap Langit Hitam – Arianto Budi
  7. Kirimkan naskahmu ke email ini laminpohon.flashfic@gmail.com dengan subjek email : Lomba Menulis FF Lamin Pohon, dalam format .doc (MS Word).
  8. Waktu penyerahan naskah dimulai tanggal 1 Juni – 15 Juli 2012. Waktu tenggat akhir pengiriman tulisan tanggal 15 Juli 2012 pukul 23.59 Wita.
  9. Panitia berhak untuk tidak memasukkan tulisan yang dianggap tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan pengiriman naskah di atas.
  10. Penulis yang karyanya terpilih akan dihubungi oleh pihak panitia.
  11. Tunggu proses lay-out dan disain buku ini. Kami akan memberi informasi terbaru tentang proses kegiatan di :
    1. blog : nbcbalikpapan.wordpress.com
    2. majalah dinding di Lamin Pohon – Waroeng Spagheti Tuna Jl. PU 3 No. 38

Contoh Flash Fiction bisa dilihat di blognya nisa dan mila

Keterangan lengkap lihat di : nbcbalikpapan.wordpress.com

Kontak twitter : @NBCBalikpapan atau @RBP_LamPoh

Email: nbc.balikpapan@gmail.com

Flash Fiction

Beberapa waktu yang lalu NBC Balikpapan pernah men-twit tentang Flash Fiction. Kalau mau melihat ada di ‘favorite’ di twitter @NBCBalikpapan. Tapi kami juga membantu membuat rekapnya seperti di bawah ini :

 

Apa itu Flash Fiction

Flash Fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerpen. Ukuran maksimal Flash Fiction masih belum jelas, tapi rata-rata berkisar antara 250 sampai 1000 kata. Karena pendek inilah maka karakteristik Flash Fiction muncul, yaitu penggunaan kata yg efektif. Artinya: jika pada cerpen umumnya bisa mendeskripsikan karakter dan latar belakang secara spesifik, maka pada Flash Fiction cenderung fokus di cerita. Flash Fiction mulai banyak dikenal seiring dengan maraknya penggunaan internet, karna kebanyakan blogger lebih enjoy dengan gaya penulisan ini.

Flash Fiction lebih mengutamakan kepiawaian mengolah kata seminim mungkin untuk menghasilkan efek cerita sedramatis mungkin. Beberapa karya di Indonesia menyebut Flash Fiction dengan beberapa nama, seperti: cerita sekilas dan cerita mini (cermin). Keterbatasan kata dalam Flash Fiction seringkali memaksa elemen kisah seperti protagonis, konflik, tantangan dan resolusi muncul tersirat di dalamnya.

Ernest Hemmingway pernah membuat Flash Fiction ekstrim dalam cerita enam katanya: “dijual: sepatu bayi, belum pernah dipakai.”

 

Karakter Dalam Flash Fiction

Apa itu karakter? Bukan jumlah hurufnya ya, melainkan tokoh di dalam cerita itu sendiri. Adanya karakter atau tokoh dalam sebuah karya fiksi, wajib hukumnya. Tak terkecuali flash fiction, walau jumlah kata terbatas. Karakter boleh apa saja selain manusia. Bisa berupa benda atau binatang. Namanya juga cerita fiksi. Karakter ada dalam cerita melalui tujuan yang hendak dicapai si penulis, bisa juga melalui tantangan / konflik yg dihadapi si tokoh, baik eksternal maupun internal, juga melalui perubahan yang dialami si tokoh. Apakah dia berhasil mencapai tujuannya serta dampak yang dialaminya atas perubahan itu.

Ada perbedaan antara karakter / tokoh pada karya fiksi katagori panjang dibandingkan flash fiction. Dalam karya fiksi yang lebih panjang, karakter bisa saja menjadi inti cerita itu sendiri karena leluasa dieksplorasi secara mendetail. Eksplorasi yang dimaksud bisa saja masa lalu si karakter, ciri fisik dan psikisnya, serta keunikan tiap karakter. Tetapi dalam flash fiction, kehadiran tokoh hanya untuk ditempatkan sebagai pemeran cerita belaka, daripada jadi cerita itu sendiri.

Si penulis harus pandai-pandai memperalat karakter untuk menyampaikan tema atau moral cerita yang hendak disampaikan. Tidak ada ruang dalam flash fiction untuk menceritakan siapa sebenarnya si tokoh dalam cerita itu, seperti: motif tertentu si karakter, peristiwa masa lalu yang membentuk karakternya, atau apapun yang menyebabkan karakter terlibat dlm konflik. Biasanya karakter muncul dipertengahan aksi, dimana karakter langsung diceritakan pada puncak konflik.

Satu hal lagi yang membedakan karakter di dalam flash fiction dgn karakter pada karya fiksi yg lebih panjang. Sosok karakter dalam flash fiction biasanya ditampilkan dalam dua dimensi, sehingga pembaca tidak merasa intim mengenal si karakter. ini disebabkan oleh ketidakmungkinan melukiskan daftar ciri fisik (wajah, bentuk tubuh) serta sifat khusus (gaya berpakaian, kebiasaan).

Namun, jangan jadikan pembatasan kata dalam flash fiction jadi alasan penempatan tokoh sebagai pelengkap belaka. Penulis juga harus jeli saat memilih karakter, menentukan jumlah karakter, pemberian peran, dan memerankannya sesuai tujuannya hadir di karya. Berhasil tidaknya tema atau moral cerita sampai ke benak pembaca tetap tergantung pada keberhasilan karakter memerankan cerita.

 

Setting dalam Flash Fiction

Salah satu syarat cerita fiksi adalah kehadiran elemen setting di dalamnya. Berlaku untuk karya fiksi yang panjang seperti cerpen, novel; atau yang pendek seperti flash fiction. Umumnya kita memahami setting melalui penjabaran yang biasa ditemui dalam cerpen atau novel (yg mendetail). Memang agak sukar memasukkan setting ke dalam flash fiction tanpa penjelasan yg mendetail. Cara paling efektif adalah meminjam kepala pembaca untuk mengimajinasikan sendiri setting cerita tanpa kita menuliskannya.

Berikut beberapa teknik menampilkan setting dalam flash fiction tanpa menggunakan banyak kata penjabaran.

  1. Teknik okulasi: mencangkokkan setting pada profesi salah satu karakter. Tidak perlu menyebutkan nama, cukup profesi si karakter. Contoh: saat kita menyebutkan room boy sebagai profesi si karakter, maka kita akan tahu setting cerita adalah di hotel. Contoh lain: guru (sekolah/kelas), penata rambut (salon), waiter (restoran), manager (kantor), dan lain lagi.
  2. Melalui tindakan karakter: setting dihadirkan melalui tindakan yang diambil atau dilakukan si karakter. Contoh: karakter disebutkan menjajakan koran sedangkan yang lain bernyanyi dengan iringan alat musik sederhana. Tindakan-tindakan tersebut tentu memberi petunjuk kepada pembaca bahwa setting cerita adalah di sebuah traffic light.
  3. Kehadiran alat peraga: setting tidak harus digambarkan jelas atau dalam skala besar seperti gedung, rumah, dsb. Dari kehadiran alat peraga dapat dianggap mewakili benda secara keseluruhan. Contoh: dalam sebuah flash fiction tidak disebutkan bahwa setting terjadi di sebuah rumah. Namun karakter diceritakan sedang mengetuk pintu, melompati pagar, dsb. Pintu dan pagar adalah bagian kecil yang mewakili rumah. Alat peraga jika disebutkan sebaiknya tidak berdiri sendiri, tapi muncul dengan alasan dipergunakan oleh karakter dalam sebuah tindakan. Alat peraga bahkan seringkali punya peranan dan fungsi yang sangat penting dalam memajukan plot cerita.
  4. Melebur ke dalam cerita. contohnya: karakter diceritakan adalah seorang supir ambulance. Si supir berusaha menembus kerumunan massa untuk mendekati korban dan memberikan pertolongan. Keseluruah plot membawa pembaca untuk membayangkan setting yang terjadi di sebuah jalan raya di tempat kejadian perkara. Tapi tidak satu kata pun atau kalimat yg menyebutkan setting berupa jalan raya dalam cerita tersebut.

 

Kelemahan yang sering terjadi dalam Flash Fiction

Ternyata flash fiction mempunyai kelemahan. Apa saja itu? Flash fiction memang berbentuk pendek, padat, dan bisa dibaca sekejab. Tapi kualitas penulisan flash fiction tetap harus dijaga.

Terdapat tiga kelemahan dalam penulisan flash fiction yang banyak terjadi. yaitu:

  1. Cerita tidak utuh. maksudnya: flash fiction juga merupakan rangkaian cerita utuh dari awal, tengah, sampai akhir yang terikat benang merah. ada beberapa flash fiction yang diakui penulisnya sebagai flash fiction, tapi ternyata hanya berupa potongan paragraf dari sebuah karya panjang. dengan begini, kita tidak akan pernah tahu darimana awal cerita, bagaimana cerita tersebut terjadi, dan akhirnya. Ini membuat cerita tidak utuh. Kenapa? Karena akan nampak pada kalimat-kalimatnya yang cenderung berdiri sendiri, berbentuk bait yang terpisah satu sama lain. Yang seperti ini malah lebih cenderung mirip puisi. Tidak ada narasi yang mengikat kalimat sebelum dan sesudahnya.
  2. Memberitahu, tidak menunjukkan. Maksudnya: keterbatasan kata yang membuat penulis ambil jalan pintas. Jalan pintas untuk lebih banyak memberitahu pembaca ketimbang menunjukkan. Alasannya: tidak ada cukup ruang untuk mendiskripsikan setting, karakter atau adegan-adegan tertentu. Show don’t tell bukan semata mendiskripsikan secara spesifik seluruh karakter, setting atau kejadian tertentu.
  3. Resolusi cerita tidak jelas. Kenapa? kemungkinan besar sih karena terbiasa menulis puisi. Setidaknya pembaca diberitahu resolusi yang terjadi pada karakternya. Beberapa pembaca akan merasa terkhianati jika resolusi cerita tidak tersampaikan, padahal sudah meluangkan waktu membacanya. Tapi bagi beberapa yang lain, yang mungkin terbiasa dengan flash fiction jenis fiksi mini akan baik-baik saja dengan akhir yang menggantung.

(disarikan dari berbagai sumber)

Peluncuran Buku Julak Acai & Suster Maria

Setelah perjalanan yang cukup panjang, namun boleh dibilang singkat untuk sebuah buku, hasil kerja sama Balikpapan Art Foundation dan Nulis Buku Club Balikpapan terbayar sudah. Tepat Sabtu, 31 Maret 2012 buku Julak Acai & Suster Maria berhasil diluncurkan.

Acara yang digelar di Lobby Gedung Perpustakaan Daerah ini cukup meriah. Atas bantuan dari Media Plus yang mengadakan pameran buku pada saat itu, kami mendapat tempat disamping pameran buku tersebut.

Turut hadir dalam acara pe,uncuran tersebut Editor buku Julak Acai & Suster Maria – Bang Arif Er Rachman, ketua Legiun Veteran RI Kota Balikpapan Bpk. Damran, para penulis dan perwakilan penulis yang tidak dapat hadir, peserta workshop yang terdiri dari guru dan siswa SMA dan SMK, serta perwakilan dari para donatur acara. Pada peluncuran buku tersebut diisi dengan pembacaan karya oleh beberapa penulis, bincang karya antara editor, penulis, serta peserta workshop dan pengunjung.

Acara juga dibarengi dengan workshop singkat tentang kepenulisan dan apresiasi karya oleh Bang Arif Er Rachman. Bpk. Zulhamdani yang merupakan tokoh seni dan sastra di Balikpapan yang kebetulan menghadiri undangan, membacakan sebuah puisi dihadapan seluruh pengunjung.

Mas Gunawan, seorang penulis bidang manajemen yang sudah menembus penerbit besar, juga ikut membagi ilmu dan tips dalam penulisan dan bagaimana cara mengirimkan karya ke penerbit besar.

Dalam kesempatan yang sama panitia melalui editor Bang Arif Er Rachman memberikan royalti secara simbolis kepada perwakilan dari Legiun Veteran RI Kota Balikpapan, Bpk. Damran. Suasana pada saat itu cukup membuat haru karna Bpk. Damran begitu senang dan bahagia bahwa orang-orang seperti mereka yang sudah mulai dilupakan dan ditinggalkan masih bisa mendapat perhatian dari teman-teman penulis dan pendukung peluncuran buku Julak Acai & Suster Maria.

Foto- foto acara peluncuran dapat dilihat pada slideshow dibawah ini :

This slideshow requires JavaScript.

Panitia dan pendukung acara berterima kasih atas bantuan yang tak terhingga dari teman-teman donatur dan seluruh pendukung acara. Semoga acara serupa bisa kita adakan lagi untuk membantu sesama.